Satu serangan terakhir dari si Preman dan si Pendekar Pedang, pukulan mereka beradu, menciptakan gelombang kejut yang menghempaskan. Satu terjungkang, satunya lagi bertahan. Yang terjungkang mengikuti empat lainnya menghilang, sementara yang bertahan terus berdiri dan menjadi pemenang. Orang itu adalah si Preman, dialah yang terpilih.
Bukan (hanya) karena dia tokoh utamanya, tapi karena Asep telah memakan ekor Kadal Predator penambah energi. Sementara lawannya si Pendekar Pedang tidak mendapat asupan gizi sama sekali. Walaupun keduanya sempat mengalami salatri, tapi perbedaan kecil itu berpengaruh besar pada hasil akhir.


