Showing posts with label preliminary. Show all posts
Showing posts with label preliminary. Show all posts

17.5.15

[PRELIMINARY] ROMEO-JULIET - SEPULANG BELANJA

[Preliminary] Romeo – Juliet: Sepulang Belanja
Oleh: Lazuardi Pratama
 :: Z ::
Sepasang manusia itu merasa seperti bangun dari mimpi panjang. Sang pangeran bermimpi membawa lari seorang bidadari. Sang bidadari bermimpi seorang pangeran membawanya melintasi gurun dengan kuda bersurai selembut sutra. Dalam mimpi itu, sebuah tiang cahaya memeluk mereka, dan membawanya ke dunia fantasi. Mereka sadar, mereka sedang kasmaran.

Sang pangeran berpikir: apa yang pantas ia lihat pertama kali setelah membuka mata dari mimpi panjangnya adalah sang bidadari. Seperti ibadah lima waktu dalam sehari. Itu adalah sebuah keharusan. Mungkin boleh kali ini, dadanya berdebar-debar seakan ingin merengkuh dunia sampai lebur. Sesekali ia berharap celananya basah. Dan ia bangun dari tidur ketika dinihari untuk mandi dengan air dingin sampai semaput.

Tak pernah ia rasakan nikmat Tuhan yang paling indah selain jatuh cinta. Ia tak akan berdusta.

[PRELIMINARY] MI-KE MI991 - START LINE OF ADVENTURE

[Preliminary] Mi-Ke MI991 - Start Line of Adventure
Penulis: Permata Tyas H.


Sejak ingatanku dimulai sepuluh tahun lalu, aku percaya langit itu berwarna putih.
-mi.ke-

***

-Prolog-
White Room, Black Man

Kelinci akan mati karena kesepian, sedangkan kucing akan mati penasaran. Dengan sifatnya yang seperti itu, Mike sudah menjelajahi seluruh ruangan, lorong-lorong, bahkan saluran ventilasi di gedung putih tempat tinggalnya. Sudah tidak ada lagi yang membuatnya penasaran dan sulit tidur untuk malam nanti, tapi ia tidak menyesali itu. Justru sebaliknya, ia menemukan banyak ruangan menarik yang bisa menghilangkan kebosanannya. Dan dapur adalah salah satunya.

“Horaaaa!!!” teriak Mike sambil melompat masuk ke dalam dapur, mengagetkan satu-satunya koki yang sedang bertugas hari ini. “Aha, ada Niku-kun ternyata... Hai hoo~”

[PRELIMINARY] WILHELM CARNA - ONE STEP TO BEGIN

Wilhelm Carna - One Step to Begin
Penulis: Harid Ziran




Prologue

Ini adalah Alforea.

Sebuah dimensi diantara dimensi lain yang jumlahnya tak terhingga. Tempat dimana hukum-hukum alam yang berlaku berbeda dari dunia kita. Tempat dimana yang tidak mungkin menjadi mungkin, sebuah fantasi ideal yang sempurna.

Tapi sebenarnya tempat ini tidak sesederhana itu.

Ini adalah tempat "mereka" berkumpul.

Mereka yang pemberani, mereka yang penakut. Mereka yang mengambil, mereka yang kehilangan. Mereka yang berlebih, mereka yang kekurangan. Mereka yang spesial, mereka yang normal. Mereka yang baik, mereka yang jahat. Mereka yang memilih, mereka yang terpilih.

[PRELIMINARY] KLONOA TRUNNION – IT'S ABOUT TIME

 Klonoa Trunnion – It's About Time
Penulis: Muhammad Ibrohim



----- 0 -----
Dimension Transfer
                Matanya melihat sekeliling, ruangan yang merupakan tempat bermainnya. Masih teringat jelas masa kecilnya, saat dia merasakan kebahagiaan bersama keluarganya. Matanya tertuju pada sebuah foto yang nampak usang termakan usia. Tampak pasangan suami istri yang bahagia saat bermain bersama anaknya. Pemandangan yang harusnya membuat hati seseorang tergerak, tapi tidak untuknya.
                "Banyak hal yang kualami sejak kalian pergi, tidak semuanya menyenangkan-"
Ya, foto itu adalah Klonoa kecil dan keluarganya. Matanya nampak kosong, hatinya tak merasakan apapun, melainkan rasa kecewa. Setiap orang pasti menyayangi orang tuanya, begitu juga dengan Klonoa. Namun ia masih tak bisa memaafkan mereka berdua, mereka meninggalkannya sendirian dan mengambil jalan mudah dengan mengakhiri hidup mereka. Jika dipikirkan, bukankah itu cukup kejam untuk Klonoa?
 "- Dan itu semua karena kalian." Ucapnya lirih

[PRELIMINARY] BECKMAN – NEW GAME

[Preliminary] Beckman - New Game
Penulis: Beckman


I embraced the furthest ends of this STORY
And continued wandering without a destination
Into this dripping new world.
The game has only just begun.
Now is the beginning sign in your EYES.
This is where tomorrow brings a new game.
It's time to learn that pain is gain ready FIGHT!
In order to crush the depression from the past,
I've made a sacrifice of the future.
Until my LIFE comes to an end,
I'm going to break down that fate.
~Nano (No Pain No Gain)


***


Aku masih ingat betapa silaunya cahaya itu. Cahaya yang telah membawaku ke dunia ini. Dunia yang tidak pernah ku ketahui. Dunia yang benar-benar asing bagiku. Aku merasa sepi dan takut akan kesendirian di dunia antah berantah ini. Uh ooh, tapi itu tidak sepenuhnya benar. Kenyataannya, aku selalu sendiri. Mau dimana pun sama saja. Bahkan di dunia asal tempat tinggalku…

[PRELIMINARY] DITTO STORMRAGE – THE UNTOLD TALE OF GLORY

[PRELIMINARY] DITTO STORMRAGE – THE UNTOLD TALE OF GLORY
  
Penulis: Arly Eve


Satturine, malam menjelang dini hari, 19th Turaan, 725 Hejira.

Hai semua!

Salam kenal. Namaku Arly Eve (baca: Arlai Iv). Jika kalian mencermati baik-baik tulisan sebelumnya, kalian pasti akan segera tahu siapa aku. Ya, aku adalah penulis cerita ini. Mengapa aku yang muncul di tulisan ini dan bukannya Mr. Stormrage ? Hm, aku memang akan menceritakan tentang dia, tapi nanti. Sebelumnya aku perlu kalian mendengarkan membaca ceritaku ini terlebih dulu.

Tu-tunggu dulu! Hei! Hei! Mau kemana kalian ?

Ah, sudah kuduga. Pasti ada saja orang yang langsung menutup blog page karena ini. Aku tidak menyalahkan mereka. Memang tidak seharusnya seorang penulis seperti aku malah curhat di saat-saat seperti ini. Tapi sungguh, kawan, aku sudah TIDAK TAHAN LAGI!!

[PRELIMINARY] RELIMA KRUKRU - THE TERROR OF TAMON RAH (X)

[Preliminary] Relima Krukru - The Terror of Tamon Rah (X)
Penulis: Overlord HALL

Masinis, gelar terhormat yang diberikan pada orang yang bertanggung jawab menjalankan kereta api. Siapapun yang mendengar kata "Masinis" pasti langsung membayangkan sebuah kereta api di benaknya. Sekuat itulah ikatan seorang masinis dengan keretanya.

Mereka adalah sosok suci yang membawa kargo ke tempat yang jauh, mengantar para penjelajah menuju petualangan baru, mempertemukan keluarga yang terpisah karena jarak, bahkan sampai membantu perjuangan prajurit di medan perang. Tidak ada pekerjaan yang lebih keren daripada seorang masinis, itulah bayangan seorang masinis yang di pikiran Reli.

Relima Krukru, Reli untuk pendeknya,  adalah seorang gadis yang bercita-cita menjadi seorang masinis handal. Jarang ada gadis yang memiliki cita-cita sepertinya. Motivasinya untuk meraih cita-cita itu, kemungkinan besar berasal dari tempat ia dibesarkan, stasiun bintang.

[PRELIMINARY] LIONA LYNN - PARA PAHLAWAN

[Preliminary] Liona Lynn - Para Pahlawan
Penulis: Yuu

Ada sebuah kisah, tentang para pahlawan yang menyelamatkan Tanah Utara Alforea.

Para pahlawan—yang enggan mengakui bahwa diri mereka adalah pahlawan.

Para pahlawan—yang bahkan asal usulnya pun tak ada yang tahu.

Entah bagaimana dan untuk apa mereka datang ke Shohr'n Plain saat itu.

Yang kutahu ...

mereka telah menyelamatkan nyawa kami.

***

"Pasukan penyihir, siapkan bola api! Pasukan pertahanan, bentuk benteng segera! Jangan biarkan para goblin itu melangkah lebih jauh dari ini!"

"Baik, Komandan!"

[PRELIMINARY] FREDERICK WAGNER - RUMBLE IN THE DESERT

[Preliminary] Frederick Wagner - Rumble in the Desert
Penulis: Nadhif Rizky
================================================================
Chapter 01 - Time and Fate
================================================================
Freddy terbangun di sebuah ruangan hampa yang luas. Semua ini berawal dari quest untuk menyelidiki sebuah rune aneh di dalam dungeon. 
"Bagaimana caranya aku bisa keluar dari masalah ini?" gumam Freddy.
Freddy menyadari bahwa dia masih memegang surat postingan quest yang tadi dia bawa. Tapi anehnya, surat itu menyala dengan terang dan isinya telah berubah. Surat yang tadinya berisi quest sekarang hanya berisi satu kalimat, "Are You Ready for Battle?"

[PRELIMINARY] SUNGI - SI KUDA RAKSASA BERSAYAP


[Preliminary] Sungi - Si Kuda Raksasa Bersayap
Penulis: Riri-kun

Sinar matahari memberkahi setiap pulau di Oek. Burung-burung berterbangan dengan bebas, sementara para manusia sibuk dengan pekerjannya. Para hewan hanya mengikuti naluri mereka, memakan apa yang mereka bisa makan.

Berkah matahari tak pandang bulu, bahkan untuk makhluk aneh hijau, berlendir. Makhluk itu tengah tertidur di kedalaman hutan. Suaranya menyatu dengan nyanyian pepohonan.

Makhluk itu bernama Sungi. Seharian penuh dia telah tertidur, sebelumnya dia mengintip para perempuan yang mandi dan bersenang-senang.

Tapi apakah itu membuatnya puas?

[PRELIMINARY] KII - KEMATIAN KII


[PRELIMINARY] KII -"KEMATIAN KII"
Penulis: [.Re]

PROLOGUE


Kii duduk bersimpuh menatap surat yang tergeletak di hadapannya. Nyala api lilin bergoyang menyinari sepucuk surat beramplop putih bertuliskan "Undangan Battle of Realms". Goyang lilin itu sama seperti kondisi Kii saat ini. Gundah. Ia tahu, permasalahan sebenarnya bukanlah berada pada surat undangan turnamen. Ia mendapat banyak sekali surat tantangan dan surat undangan. Tapi kali ini lain ceritanya.


Kii menatap dirinya melalui cermin di hadapannya. Rambutnya yang separuh beruban sesekali berkilau tertimpa cahaya lilin. Ia sadar umur telah mengubah penampilannya.


Kii menengok dinding di sisi kanannya. Ribu goresan pada dinding batu itu menjadi pertanda waktu yang telah dihabiskannya. Dan saat ini goresannya mencapai 10951 (setelah dihitung ulang olehnya). 30 tahun. Umur 30 bisa jadi umur prima bagi manusia tapi tidak untuk Kii. Ia berada di perbatasan, antara mundur atau maju. Hanya tinggal 10 tahun sebelum kiamat kecil pasti membawanya keluar dunia.


[PRELIMINARY] AVIUS SOLITARUS - DUM VITA EST SPES EST

[Preliminary] Avius Solitarus - Dum Vita Est Spes Est
Penulis: Suihei Yugure

"Consilio et animis, constantia et virtute..."


***


Raungan, atau mungkin lebih tepat disebut ringkikan memenuhi dataran gurun malam itu. Melalui mata Hawkes, Avius menatap ngeri. Sesosok kuda raksasa dengan tubuh dan sayap yang diselimuti api tampak di kejauhan terbang menuju kearah mereka, membentuk lintasan api di jalur yang ia lalui dan membakar apapun yang berada di dekatnya.

"Hei Avius kau kenapa?"

Penyihir muda itu menoleh, menatap sosok pemuda dengan perisai keemasan di lengan yang tengah menahan sengat seekor kalajengking raksasa. Dengan kekuatan luar biasa, ia memukul mundur kalajengking tersebut.

[PRELIMINARY] ALSHAIN KAIROS – GERBANG DI CELAH DIMENSI TANPA RUANG

[Preliminary] Alshain Kairos - Gerbang di Celah Dimensi Tanpa Ruang
Penulis: Fusyana

BAB 1 – MEREKA BEREMPAT

Di sebuah kamar di lantai teratas kastel utama Despera, seorang perempuan berambut panjang mematikan perangkat superkomputernya. Matanya merah dan berair, tanda terlalu banyak menghabiskan waktunya di depan monitor. Ia berjalan gontai ke arah kasur besar di tengah ruangan, lalu membaringkan tubuhnya di sana. Selimut tebal Ia tarik perlahan untuk menutupi tubuhnya dan seketika itu juga Ia terlelap.

Sampai beberapa jam kemudia Ia terbangun karena merasa seolah tubuhnya sedang tertindih oleh sesuatu.

Ia mendongak ke atas dan mendapati sesosok bayangan hitam menggagahi tubuhnya. Sosok hitam itu menindih kedua pahanya serta menggenggam erat pergelangan kedua tangannya. Praktis Ia tidak bisa bergerak.

16.5.15

[PRELIMINARY] ERNESTO BOREAS - ALUNAN PERANG PADANG PASIR

[Preliminary] Ernesto Boreas - Alunan Pedang Padang Pasir
Penulis: Naer Sisra

Kesialan itu terjadi ketika gerahana matahari, persis saat ia membuka surat yang terbungkus amplop bersinar. Entah dari mana datangnya angin ribut mulai bertiup, menerbangkan kertas surat yang kemudian bersinar membutakan penglihatanya untuk beberapa detik. Segel magis dengan rune yang tak ia kenali terbentuk dari surat yang perlahan terurai menjadi sebuah lingkaran besar berwarna hitam kelam seakan tak berujung. 

Tubuh ramping pemuda itu tertarik dengan amat kuat oleh lingkaran hitam tersebut. Sumpah serapah keluar dari mulutnya, teredam oleh ributnya angin dan keresak dedaunan pohon di sekitarnya. Pemuda jangkung itu meronta di udara, namun hal tersebut sia-sia karena beberapa detik kemudian ia menghilang bersamaan dengan usainya gerhana matahari. Suasana senantiasa kembali seperti semula seakan tak terjadi apapun tiga detik lalu. Angin berubah sepoi, kerasak daun kembali tenang.

Yang berbeda hanyalah, kini tidak ada lagi Ernesto Miguel Boreas di bumi Aetheria.

XoXoX

[PRELIMINARY] CHUBOX - ORANG - ORANG HEBAT YANG BISA DIPERCAYAI


CHUBOX - ORANG -ORANG HEBAT YANG BISA DIPERCAYAI
Penulis:1550





Pencarian Tuan Pembuat Kunci Legendaris Hari ke-16..
Bayangkan anda memiliki kehidupan yang damai, tenang, dan bahagia bersama orang yang anda kasihi. Namun tiba-tiba orang tersebut menghilang, anda terpaksa berkelana ke berbagai tempat asing untuk mencarinya. Mendadak pula anda diundang ke dunia antah berantah yang ternyata merupakan sebuah ajang turnamen pertarungan hidup dan mati. Dalam tahap pertarungan awal anda langsung disuruh terjun ke tengah peperangan sengit di malam hari. Apakah anda akan memiliki perasaan yang sama dengan saya?
"Hei!! Heeeiii!! Siapapun! Apa kalian tidak mau membuka kotak saya!? Tolonglah! Apa kalian tidak butuh peralatan tambahan!? Mungkin saja kalian akan menemukan obat penyembuh atau penambah tenaga! Heeeiii!! TOLONG BUKA KOTAK SAYAAA!!"

[PRELIMINARY] ARC - BLOODY FIRE

 ARC - BLOODY FIRE
Penulis: Ryusa Tama




Berpikir hanya ada satu dunia di alam semesta itu adalah anggapan yang sangat salah. Mengapa? Karena bukan hanya Planet Bumi saja yang dapat dihuni mahkluk hidup tetapi banyak dunia lain yang dapat dihuni, salah satunya Alforea.

Saat ini di Alforea akan diadakan sebuah turnamen antar dimensi. Banyak pemain yang sengaja atau tidak sengaja terseret dalam turnaman bernama Battle of Realms. Akibatnya panitia penyelenggara kerepotan dan memutuskan akan merombak pemain menjadi 48 orang saja. Dan babak penyisihan pun dimulai.

[PRELIMINARY] SORA SHIRAYUKI - MEMORIES IN DESERT

SORA SHIRAYUKI - MEMORIES IN DESERT
Penulis: Hiralius


Memories in Desert




            Tampak seseorang tengah berjalan sendiri menyusuri panasnya terik matahari bersama seekor tupai kecil berseragam p3k di pundaknya. Dia berjalan seperti tidak ada beban pada dirinya, meski kenyataanya dia sedang menopang tujuh buah pedang di punggung dan pinggangnya. Perban di tangan kirinya menjadi saksi bisu kematian keluarganya, luka insiden ZER yang membekas hingga hatinya. Tidak hanya itu, karena lukanya dia diusir dari Lisea yang merupakan tempat kelahirannya.


            "Sudah berapa lama aku berjalan?" gerutu lelaki itu.


            Tiba – tiba sebuah gempa dahsyat mengguncangkan dunianya, lelaki itu terjatuh tersungkur di tanah. Usahanya untuk bangkit sia – sia saja karena semakin lama gempa itu semakin kuat, disaat bersamaan seberkas cahaya mulai menyilaukan matanya. Lama – kelamaan cahaya itu semakin memudar dan terlihat sepucuk surat jatuh tepat di depannya. Sedikit demi sedikit, gempa bumi mulai mereda dan akhirnya hilang. Lelaki itu pun bangkit berdiri sembari membersihkan bajunya,


            "Surat apa ini?" tanya lelaki itu, tangannya mulai mengambil surat yang jatuh di depannya. Dibolak – baliknya surat itu hingga  terlihat sebuah tulisan kecil di pojok kiri atas surat itu.


            "Sora Shirayuki? bukannya itu namaku?" tanya lelaki itu. Tanpa ragu dia mulai membuka surat itu. Akan tetapi, di sana hanya tertulis kata – kata "ACCEPT", wajahnya mulai berubah seiring waktu.


            "Apa arti kata – kata "ACCEPT" in-,"

[PRELIMINARY] JAMES ALLARD JAUHARI – KARENA KAULAH ALASANKU UNTUK TETAP HIDUP

JAMES ALLARD JAUHARI – KARENA KAULAH ALASANKU UNTUK TETAP HIDUP
Penulis: Kaleodoscope





          "Whooaaa..."

          "Tempat apa ini?"

Kataku ketika aku melihat keadaan tempat ini. Bertanah putih tapi tak ada bangunan sama sekali, berlangit malam bertabur bintang, dan ramai oleh makhluk-makhluk aneh. Apakah itu pohon? Kenapa Ia bertubuh seperti manusia? Apakah itu manusia? Kenapa ia bertubuh cebol dan sangat gemuk? Dan apakah itu kucing? Kucing?! Kucing itu makin menambah rasa penasaranku.

          Kuputuskan untuk berjalan-jalan mengitari tempat ini. Mungkin dengan menelusur lebih jauh lagi, aku dapat menemukan petunjuk yang dapat menjelasakan dimana dan apa sebenarnya tempat gila ini. Tunggu!Tapi yang lebih penting, bagaimana aku bisa sampai kesini? Bukankah aku tadi sedang mengejar seseorang? Apa yang terjadi kepadaku setelahnya? Oh ya, handphone! Aku menemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat namun aneh. Apakah pesan itu yang membawaku kesini? Aku tiba-tiba berada di tempat ini setelah kubalas "iya" pesan itu. Siapa tahu? Lebih baik kutanyakan saja makhluk-makhluk disini, mungkin ada beberapa dari mereka yang bernasib sama denganku. Karena dilihat dari ekspresi mereka, kebingungan adalah kata yang tepat untuk menggambarkannya.

[PRELIMINARY] MAIDA YORK - ARTHUR SANG PAHLAWAN

MAIDA YORK – ARTHUR SANG PAHLAWAN
Ditulis Oleh : Erwina


NOL – LEGENDA ARTHUR

Jam di dinding menunjukkan pukul 10 petang. Maida yang saat itu berumur 5 tahun, berlari dengan kaki kecil dari ruang tengah menuju kamarnya yang ada di loteng, membawa boneka kelinci kecil yang diberikan Manvred saat ulang tahunnya kapan lalu. Manvred berjalan mengikuti di belakang anaknya sambil tersenyum.

Masuk ke dalam, Maida kecil berusaha naik di ranjangnya sendiri. Memposisikan bantal untuk kepalanya bersandar dan masuk di dalam selimut. Manvred menyalakan lilin kecil agar ada sedikit penerangan di kamar itu.

"Ceritakan aku sesuatu sebelum tidur, Ayah!" Maida tersenyum manja menunggu saat-saat ini. Cerita Manvred selalu beragam dan menarik, kapan hari dia menjelaskan tentang legenda seorang pahlawan bernama Arthur.

[PRELIMINARY] AUSHAKII - PEMBURU, BURUNG NAZAR, DAN PERANG YANG TIDAK SEHARUSNYA TERJADI

AUSHAKII - PEMBURU, BURUNG NAZAR, DAN PERANG YANG TIDAK SEHARUSNYA TERJADI
Penulis: Kevin Arnando




Bab 1

Perburuan belum selesai ketika malam hampir turun. Di Lembah Besar, di desa-desa kecil yang terdapat di dalamnya, perburuan tak pernah sungguh-sungguh selesai. Mereka menikmati keheningan yang timbul ketika berjalan mengendap-endap dan rasa gatal saat rumput-rumput bergesekkan dengan kaki mereka yang kecil tapi kokoh. Bagi orang-orang yang hidup di Lembah Besar (sebetulnya mereka mempercayai bahwa hanya di Lembah Besar manusia bisa hidup), berburu bukan hanya merupakan kebutuhan yang mesti dilakukan untuk bertahan hidup; ia prosesi sakral yang mendekatkan mereka dan anak-anak mereka kepada Ruh-ruh.

Dari balik semak-semak dan pohon Papala yang tipis, Aushakii menyusuri sore hari yang gersang. Matanya membidik setiap pergerakan kecil dengan cepat dan tangkas. Ia mengintai seekor bwawhasa muda sejak tadi, sejak Lembah Besar masih benderang, hingga matahari sore menyinari wajahnya yang gelap dan membuatnya tampak kemerahan. Ia tahu ia tak bisa begitu saja menyergap dan melepaskan anak panahnya ke hewan buruannya itu. Bwawhasa (sejenis rusa kecil tanpa tanduk) dari desa Papala adalah yang tercepat dari jenisnya dan paling waspada. Telinga mereka mendengar bunyi-bunyian paling kecil sekalipun dan mereka berlari lebih kencang dari hewan lain. Aushakii terus membuntutinya, menunggunya makan dengan tenang, sambil berharap ia akan lengah satu waktu dan Aushakii bisa menundukkannya.