8.8.15

[ROUND 2 - LEVEL 3] FATHA A' LIR - IDENTITAS, IKATAN, DAN INERSIA




Segara Dzarjih, begitu kami menamakannya, sumber nutfah. Tempat lauk berkembang biak dan manik-manik mutiara terbentuk di mulut kerang.


Laut Pizgin, begitu para bangsa pelaut Adhergyen menamakannya, tempat mereka pulang dan menyandarkan posisi tidur mereka di atas pasir putih pengganti kasur di rumah mengapung mereka yang hangat.
Tanpa perairan ini mungkin mereka membangun pondok di pesisir Targaywn. Sambil menanggung malu akan ketidak mampuan mereka memegang tradisi leluhur.


Keduanya adalah tempat yang sama. Sayang, tidak ada bukti pasti bangsa mana yang berhak menguasai teritori ini, sehingga sengketa wilayah tak terhindarkan. Hubungan kedua wilayah ini memang kurang harmonis. Puncaknya yaitu 3 tahun yang lalu, panji perangpun dikibarkan dengan bermacam sebab.
Konyolnya, salah satu alasan berperang adalah membenarkan nama yang diangkat masing-masing negara. Walau menjunjung rasa damai. Internal Atuktar tidak luput dari gerogotan rubah pengerat rakus yang bersembunyi dalam kedok chauvinisme. Toh akhirnya perang dimenangkan oleh bangsa kami.

7.8.15

[ROUND 2 - LEVEL 3] WILDAN HARIZ - NOT EVEN IF DEATH WERE GOOD

Wildan HarizNot Even If Death Were Good
Penulis: Wildan Hariz

Distorsi I
=Menghindari Kematian=


Sudah bukan rahasia lagi bagi para Florian warrior bahwa masing-masing dari mereka mengemban unsur-unsur tertentu sebagai kekuatan utama. Semuanya adalah anugerah mesterius yang diberikan kedua semesta Reverse dan Earth.

Tidak banyak yang para warrior ketahui tentang kekuatan mereka sendiri. Adalah Lord Valefor, makhluk magis yang terkenal dengan kebijaksanaan dan ilmu pengetahuannya di jagat Reverse, yang justru tahu lebih banyak tentang kekuatan para warrior. Atas pilihan Lord Valefor pula-lah sembilan Florian warrior dapat terkumpul.

[ROUND 2 - LEVEL 3] MEREDY FORGONE - DATABASE OF THE ALFOREAN

Chp 0 : Lobby
[Meredy's POV]

Kota Despera tak seperti ini.

Hanyalah hamparan media putih tersebar jauh ke ufuk yang terlihat oleh Meredy. Ia tak mengerti, seharusnya ia dikembalikan ke Kota Despera, bukan hamparan luas seperti –

Tunggu.

Meredy mengenali pola hamparan ini. Ini adalah [Database], kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. 

Apabila secara tidak sengaja Meredy terlempar ke [Database] milik Alforea, maka ini adalah sebuah kesempatan emas untuk mencuri informasi.

6.8.15

[ROUND 2 - LEVEL 2] NOBUHISA OGA - HASRAT YANG TERTAHAN

[Round 2 – Level 2] Nobuhisa Oga
Hasrat yang Tertahan

Hitam pekat.

Itulah yang dilihat Nobuhisa saat ini. Tubuhnya terbungkus oleh pekatnya kegelapan. Selain itu, ia juga tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali. Meskipun demikian, pikiran si samurai masih berjalan. Ia  sadar akan kondisinya saat ini.

Lelaki itu juga masih ingat. Beberapa jam yang lalu, Nobuhisa telah memenangkan pertandingan di atas pulau langit dan seharusnya dia sudah kembali ke penginapan dan melanjutkan obrolannya dengan Asep.

Arrgghh!!! Kenapa harus terjadi pada saat ini!!!

2.8.15

[ROUND 2 - LEVEL 2] CAITLIN ALSACE - DESTINED TO...

Written by Zoelkarnaen

Seseorang pernah bertanya kepadaku, "Cat, apakah kau percaya dengan takdir?"

Tidak, aku tak percaya kepada yang namanya takdir, tapi aku juga tidak percaya dengan yang namanya kebetulan. Segala hal yang terjadi di alam semesta ini merupakan hasil hubungan antara sebab dan akibat, bukan semata takdir ataupun kebetulan. Setiap pilihan yang kita ambil di masa lalu-lah yang akan menentukan hal-hal yang terjadi di masa depan.

Sesederhana itulah pemikiranku.

1.8.15

[ROUND 2 - LEVEL 3] EOPHI RASAYA - PETUALANGAN KETIGA

EOPHI RASAYA - PETUALANGAN KETIGA
Penulis: Aesop Leuvea






Prolog





Level Tiga
Nostraliberi
 

Eophi Rasaya terjun bebas. Tubuh itu berputar satu kali di udara sebelum menimpa dua makhluk yang sedang berkelahi menggunakan pedang dan perisai.

"Ke Neraka Digital saja sana makhluk din—" seruan dari Lorde, kesatria penguin pemegang perisai besar, terpotong setelah kaki Eophi menghantam kepalanya.

Dan.

"Lebih baik ke rumahmu lalu melamar is—" seruan dari Ouen, makhluk biru pemegang pedang besar, terpotong juga di saat yang sama setelah kepala Eophi menghantam kepalanya.

30.7.15

[ROUND 2 - LEVEL 1] LADY STEELE - UNDYING

1


Saat Steele terbangun, dia mendapati kepalanya menjadi besar.


"Er…


Itu juga bukan kiasan, karena kepalanya memang menjadi besar dan lebar. Lehernya hilang, dan – setelah meraba-raba sendiri – ia sadari pipinya menggembung melebihi bahunya. Steele cukup berpengalaman menghadapi berbagai jenis cidera, hingga ia tahu kalau ditusuk, ditembak, jatuh dari jembatan, disetrum, dibelah, dan semua yang ia derita di  Sammeriil tidak bisa membuat kepala menjadi begini.

29.7.15

[ROUND 2 - LEVEL 2] RENGGO SINA - THE HUMAN-LIKE PUPPET AND THE PUPPET-LIKE HUMAN

Round 2
The Human-like Puppet and The Puppet-like Human






--0--
The Dream


"Apa dia tersenyum karena kau tidak membunuhnya?" pertanyaan itu mendengung di telinganya.


Saat matanya terbuka, ia langsung disambut oleh pemandangan asing. Terbaring di atas hamparan pasir yang bergelombang seolah-olah pasir itu adalah desiran ombak, tapi lebih aneh ketika pasir itu melewati suatu daerah, maka berubalah menjadi air laut sungguhan.

Tangannya meraih pasir di depan matanya, tapi pasir itu menembus tangannya begitu saja tanpa merubah bentuknya sedikitpun. Ia berdecak, lalu beranjak duduk dari tempatnya tertidur. Karena posisinya kepalanya lebih tinggi, sekarang ia dapat melihat suatu kumpulan bangunan di kejauhan.


"Tempat apa ini?"

27.7.15

[ROUND 2 - LEVEL 1] FROST - MEMORI YANG PERNAH MEMBEKU

[Round 2 – Level  1] Frost – Memori  Yang Membeku.

Ratusan dunia yang ada, yang pernah ada dan yang akan ada tercipta oleh karena satu hal, hal yang dikenal sebagai Phlebotinum ini bervariasi dan berbeda-beda sesuai dunianya. Dunia yang tercipta oleh karena ledakan sains dimana menghasilkan waktu dan ruang, Phebotinumnya adalah [Matematika] dan dunia dimana diciptakan oleh Orang yang menamakan dirinya YHWH, Phlebotinumnya adalah [Firman] atau [Perkataan]. Sedangkan Asteria, Dunia di mana Frost berasal sebelum memasuki Alforea adalah [Akses] dan Alforea sendiri memiliki [Data].

Akses sendiri adalah hal yang menjadikan manusia bisa meminjam kekuatan para Dewa/Iblis, Dewa/Iblis yang juga ber-Akses kepada kepada kekuatan bernama Yang/Yin. Setiap manusia di Asterian bisa mengabdikan dirinya kepada sang Dewa/Iblis dan mendapatkan kekuatannya.

Sayangnya, Frost yang dibesarkan untuk mengabdi kepada Hephaestus ternyata tidak bisa meng-Akses sang Hephaestus. Sampai detik ini, ia hanya mengetahui kalau Aksesnya berasal dari sosok Dewata Asterian Utara yang berfokus kepada es dan juga waktu.

Dan di Ronde dua Battle of Realms V: Exiled Realms of Alforea ini Frost mengenalinya, mengenali siapa yang menjadi Dewa Akses miliknya.

20.7.15

[ROUND 2 - CORE LEVEL] DYNA MIGHT - [DATABASE TRIO] ABYSSUS ABYSSUM INVOCAT

Intro

Tersebutlah sebuah kota di mana bermain takdir bukanlah sesuatu yang luar biasa.

Kadang-kadang orang menggunakan kata ‘takdir’ untuk membuat seolah kisah mereka adalah sesuatu yang hebat dan dramatis. Padahal bila dipikirkan kembali, segala sesuatu yang terjadi pastilah sudah digariskan oleh takdir. Berarti, apapun yang dapat terjadi di dunia ini, sehebat apapun kelihatannya, adalah sesuatu yang lumrah di hadapan sang takdir.

Dan orang-orang yang bermain dengan takdir mereka adalah orang-orang yang biasa pula. Tidak ada yang istimewa tentang mereka.